Kertajaya Memaksa Brahmana untuk Menyembahnya(Kerajaan Kediri)

By | March 5, 2017

Kertajaya Memaksa Brahmana untuk Menyembahnya (One Click Seo) – Raja Kediri Kertajaya alias Dangdang Gendis (memerintah 1194-1222) menyatakan diri sebagai dewa dan memerintahkan rakyat dan para pemuka agama menyembahnya. Kelakuannya tak seperti leluhurnya, Airlangga, pendiri kerajaan Kahuripan, yang terkenal karena toleransi beragama antara Budha dan Hindu. Tak terima kelaliman Kertajaya, banyak kaum brahmana melarikan diri.

Baca Juga (Situs Permainan, Daftar Dan Aplikasi Rajaqq)

“Para brahmana yang berpengaruh lari ke timur untuk beraliansi dengan Ken Arok, perebut tahta dari Janggala,” tulis Ann R. Kinney dalam Worshipping Siva and Buddha: The Temple Art of East Java. Perang besar terjadi pada 1222, pasukan Kertajaya kalah. Ken Arok lalu mendirikan Kerajaan Singasari sembari meneruskan tradisi toleransi beragama Kediri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *