Kertha Gosa No ratings yet.

By | December 20, 2018

Bila anda ingin berlibur ke Bali timur, sekalian lihat bangunan bersejarah dengan ornament arsitektur ciri khas Bali. Jadi tempat wisata Kerta Gosa salah satunya obyek wisata yang harus anda datangi. Di Halaman ini, saya akan tuliskan tentang obyek wisata taman Kerta Gosa di kabupaten Klungkung. Dari mulai riwayat, daya tarik & kekhasan, harga ticket masuk, tempat, dan tempat wisata yang searah serta bersisihan dengan objek berlibur taman Kerta Gosa Klungkung.Tempat wisata taman Kerta Gosa kadang ditulis Kertha Gosa dulunya ialah sisi dari komplek bangunan kerajaan Klungkung. Komplek kerajaan Klungkung dibuat pada tahun 1686 oleh pemegang kekuasaan pertama yakni Ida I Dewa Agung Jambe.

Akan tetapi pada tahun 1908, sebagian besar bangunan kerajaan Klungkung hancur sebab invasi kolonial Belanda.Bale Kertha Gosa tidak langsung dibuat pada tahun 1686 bertepatan dengan pembangunan kerajaan Klungkung. Akan tetapi Bale Kertha Gosa dibuat di akhir era ke 18, serta tempatnya ada di ujung timur laut lokasi kerajaan Klungkung. Pada zaman dulu manfaat dari Bale Kertha Gosa ialah tempat diskusi tentang keadaan keamanan, keadilan serta kemakmuran lokasi kerajaan Bali, dan pada dahulu kala ikut digunakan menjadi tempat pengadilan di Bali.Perihal penting sebagai daya tarik obyek wisata taman Kerta Gosa ialah arsitektur bangunan yang mencirikan arsitektur ciri khas Bali era 17. Keindahan arsitektur terpenting tampak pada bangunan Bale Kambang, yang dikelilingi kolam yang dimaksud Taman Gili.

Artikel Terkait : https://bible.org/users/sewamobildibalidenpasar

Sebab ada kolam melingkari Bale Kambang, jadi agar bisa memasukai ruang bangunan Bale Kambang, pengunjung akan melalui jembatan dari batu-bata. Kekhasan dari bangunan Bale Kambang serta Bale Kertha Gosa, ada di langit – atap langit bangunan. Pada langi-langit atap bangunan ada lukisan Wayang yang mengambarkan masalah yang disidangkan, dan type hukuman yang akan di terima, bila lakukan kekeliruan. Selain itu, lukisan Wayang itu ikut bercerita hukum Karma Pahala. Hukum karena akibatnya karena buruk baiknya tindakan manusia, yang dikerjakan saat hidupnya. Dan lukisan Wayang ikut memvisualisasikan penjelmaan kembali manusia ke dunia untuk menebus dosa dari tindakannya (reinkarnasi).

Please rate this

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *